Kamis, 17 April 2014
Resesi
Dalam ekonomi makro, resesi atau kemerosotan adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan. Resesi sering diasosiasikan dengan turunnya harga-harga (deflasi), atau, kebalikannya, meningkatnya harga-harga secara tajam (inflasi) dalam proses yang dikenal sebagai stagflasi. Resesi ekonomi yang berlangsung lama disebut depresi ekonomi. Penurunan drastis tingkat ekonomi (biasanya akibat depresi parah, atau akibat hiperinflasi) disebut kebangkrutan ekonomi (economy collapse). Kolumnis Sidney
J. Harris membedakan istilah-istilah atas dengan cara ini: "sebuah
resesi adalah ketika tetanggamu kehilangan pekerjaan; depresi adalah
ketika kamu yang kehilangan pekerjaan."
Pengertian Soft Skill dan Hard Skill
Pengertian Soft Skill dan Hard Skill
Berdasarkan data yang diadopsi dari Havard School of Bisnis,
kemampuan dan keterampilan yang diberikan di bangku pembelajaran, 90
persen adalah kemampuan teknis dan sisanya soft skill. Padahal, yang
nantinya diperlukan untuk menghadapi dunia kerja yaitu hanya sekitar 15
persen kemampuan hard skill. Dari data tersebut, lanjutnya, dapat
menarik benang merah bahwa dalam memasuki dunia kerja soft skill-lah
yang mempunyai peran yang lebih dominan. Lalu apakah soft skill dan hard
skill itu?
Menurut Jessica Hollbrook hard skills diartikan sebagai processes,
procedures, industry specific jargon and are easy to measure and
quantify. They are terms such as; account management, talent acquisition
and development, client retention, data management, project management,
accounts receivable and payable, product support, and new business
development.
Personal and interpersonal behaviors that develop and maximize human
performance (e.g., coaching, team building, decision making,initiative).
Soft skills do not include technical skills, such as financial,
computer, quality, or assembly skills.
Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara
itu, soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan
orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur
dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk
kerja secara maksimal (Dennis E. Coates, 2006).
Menurut Ramdhani (2008) Soft skill sering juga disebut keterampilan
lunak adalah keterampilan yang digunakan dalam berhubungan dan
bekerjasama dengan orang lain. Secara garis besar keterampilan ini dapat
dikelompokkan ke dalam:
1. Process Skills
2. Social Skills
3. Generic Skills
1. Process Skills
2. Social Skills
3. Generic Skills
Contoh lain dari keterampilan-keterampilan yang dimasukkan dalam
kategori soft skills adalah integritas, inisiatif, motivasi, etika,
kerja sama dalam tim, kepemimpinan, kemauan belajar, komitmen,
mendengarkan, tangguh, fleksibel, komunikasi lisan, jujur, berargumen
logis, dan lainnya. Keterampilan-keterampilan tersebut umumnya
berkembang dalam kehidupan bermasyarakat.
Soft skills didefinisikan sebagai ”Personal and interpesonal
behaviors that develop and maximize human performance (e.g. coaching,
team building, initiative, decision making etc.) Soft skills does not
include technical skills such as financial, computing and assembly
skills “. (Berthal). Softskills adalah ketrampilan seseorang dalam
berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Atribut
soft skills, dengan demikian meliputi nilai yang dianut, motivasi,
perilaku, kebiasaan, karakter dan sikap. Atribut softskills ini dimiliki
oleh setiap orang dengan kadar yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh
kebiasaan berfikir, berkata, bertindak dan bersikap. Namun, atribut ini
dapat berubah jika yang bersangkutan mau merubahnya dengan cara berlatih
membiasakan diri dengan hal-hal yang baru.
Di Indonesia belum ada dokumen resmi untuk memberikan informasi
atribut soft skills apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja atau dunia
usaha, Beberapa lembaga pendidikan/perguruan tinggi, lembaga konsultan
SDM dan beberapa acara diskusi terbatas di DIKTI telah menghasilkan
rumusan atribut soft skills yang bervariasi di dunia pekerjaan.
Misalnya, hasil Tracer Study yang dilakukan oleh Departemen (dulu
jurusan) Teknologi Industri Pertanian IPB tahun 2000, menyatakan bahwa
atribut jujur, kerjasama dalam tim, integritas, komunikasi bahwakan rasa
humor sangat diperlukan dalam dunia kerja.
Penulis buku-buku serial manajemen diri, Aribowo, membagi soft skills
atau people skills menjadi dua bagian, yaitu intrapersonal skills dan
interpersonal skills. Intrapersonal skills adalah keterampilan seseorang
dalam ”mengatur” diri sendiri. Intrapersonal skills sebaiknya dibenahi
terlebih dahulu sebelum seseorang mulai berhubungan dengan orang lain.
Adapun Interpersonal skills adalah keterampilan seseorang yang
diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain. Dua jenis keterampilan
tersebut dirinci sebagai berikut:
Intrapersonal Skill
• Transforming Character
• Transforming Beliefs
• Change management
• Stress management
• Time management
• Creative thinking processes
• Goal setting & life purpose
• Accelerated learning techniques
• Transforming Character
• Transforming Beliefs
• Change management
• Stress management
• Time management
• Creative thinking processes
• Goal setting & life purpose
• Accelerated learning techniques
Interpersonal Skill
• Communication skills
• Relationship building
• Motivation skills
• Leadership skills
• Self-marketing skills
• Negotiation skills
• Presentation skills
• Public speaking skills
• Communication skills
• Relationship building
• Motivation skills
• Leadership skills
• Self-marketing skills
• Negotiation skills
• Presentation skills
• Public speaking skills
Dari deskripsi diatas maka dapat ditarik kesimpulan ;
Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan soft skill adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Semua profesi membutuhkan keahlian (hard skill) tertentu akan tetapi semua profesi memerlukan soft skill
Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan soft skill adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Semua profesi membutuhkan keahlian (hard skill) tertentu akan tetapi semua profesi memerlukan soft skill
sumber: http://fhateh.wordpress.com/2012/03/12/softskill-dan-hardskill/
KULIAH Yuuk..
Buka Mata, Buka Telinga, Buka Hati Dan Fikiran Mu.
Banyak yang bilang Kuliah itu Mudah ! Apa benar?
Banyak yang bilang Kuliah itu Mahal ! benar kah?
Banyak yang bilang Kuliah itu tak berguna ! apa ini salah?
Banyak yang bilang cari uang lebih mudah dari pada Kuliah ! atau ini yang benar?
Masih banyak pertanyaan yang bisa di buat untuk mnghubungkan dunia serta kuliah.
Semua jawaban hanya ada di hati,mata,telinga dan,fikiran kamu sendiri Benar/Tidak nya!
mari kita berbicara mengenai kuliah.. apa yang kita dapat dalam perkuliahan? apa sih enaknya jadi Mahasiswa? Kalau Aku kuliah aku nanti bisa apa? ayuk kita renungkan apa yang bisa kita peroleh dari pertanyaan datas ....
Kuliah,, Kuliah,, sekolah 12 tahun aja sudah melelahkan apa lagi tambah 4 tahun ++ terlihat suram memang jika kamu berfikir demikian :( .... Tentu kuliah adalah sebuah proses pendidikan seperti masa-masa sekolah, yang kita lakukan sudah pasti dan jelas itu adalah belajar dikelas, dapat tugas(PR) ,, nah disini bedanya dan serunya dibangku kuliah , dalam perkuliaan meski tetap belajar seperti semasa SMA/SMP/SD tapi kita bisa melakukan kegiatan organisasi yang pasti tidak bakal membuat bosan. banyak sekali acara yang dapat kita ikuti baik sebagai peserta ataupun sebagai panitia. disini kita mendapatkan apa yang belum banyak kita dapatkan dibangku sekolah. kalau mungkin kita sekolah dapat ekstra pramuka, pencak silat,olahraga dll. dibangku kuliah jelas ada cuma mungkin pramuka sudah ga ada di bangu perkuliahan . bayangkan ketika kamu sekolah kamu menjadi peserta ekstra tersebut sudah merasa senang,, lalu bagaimana perasaan setiap panitianya?
Nah di bangku kuliah kita mempelajari yang namanya soft-skill apa itu soft skill silahkan buka halaman mengenai soft-skill dan hard-skill. dengan soft-skill kita mampu mengolah diri kita, mengenai komunikasi, cara bekerja sama dengan team, menghargai orang lain. dan ketrampilan praktis lainya seperti membuat proposal, pengajuan donatur LPJ(Laporan Pertanggung Jawaban). lapora acara dll. Apa lagi buat kamu yang SMA umum ataupun dari Asrama, pengembangan soft skill dan hard skill kamu perlu banget di asah , maka dari itu bangku kuliah selalu pilihan banyak lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan agar memiliki hard skill yang mewadai . seru dong kuliah? ya pasti banget seru!!!!! ya mungkin kita menjumpai masa resesi ketika kita pindah dari SMA kebangku kuliah apa resesi? silahkan buka di resesi, lalu ketika banyak sekali tugas,, nah ini yang paling membosankan :( he he he...... tapi tugas itu takakan penah menumpuk bila kita selalu tepat waktu untuk menyelesaikannya... kalau kita menunggu weekend untuk kerja tugas,, lalu kapan waktu jalan-jalanya? haha penting juga jalan-jalan di sela kejenuhan masa kuliah itu :) bukan saya nyaranin harus jalan" lho ya,,,,jadi ketika ada tugas segera dikerjakan dan segera beristirahat ...
Setelah lulus dapat gelar juga yang bisa membantu kita untuk mencari pekerjaan di pasar tenaga kerja, gelar itu gimana? silahkan lihat daftar gelar lulusan masing" di daftar gelar akan tetapi yang terpenting ya itu tadi menenai soft-skill sangat diperluakn untuk kita didalam menghadapi dunia kerja ... bagaimana kamu mau kuliah?
berikut ada beberapa lulusan / jurusan dalm kuliah yang memiliki prospek bagus kedepanya.. semoga anda tertarik untuk kuliah dan selamat berjuang ... :) :) :)
**************************************************************
Langganan:
Komentar (Atom)